Cara Publikasi Jurnal SINTA: Panduan Lengkap dari Nol untuk Pemula 2026

Publikasi di jurnal terakreditasi SINTA kini menjadi kebutuhan yang nyaris tak terhindarkan bagi dosen, peneliti, maupun mahasiswa di Indonesia. Bagi dosen, ia menentukan jenjang karier dan angka kredit. Bagi mahasiswa, ia kerap menjadi syarat kelulusan. Namun bagi banyak orang yang baru pertama kali, prosesnya terasa membingungkan: harus mulai dari mana, jurnal mana yang dipilih, berapa biayanya, dan bagaimana agar naskah benar-benar diterima.

Artikel ini disusun sebagai panduan menyeluruh dari nol. Kita akan membahas apa itu SINTA dan keenam peringkatnya, mengapa publikasi SINTA begitu penting, bagaimana mempersiapkan naskah yang layak, langkah submit dari awal sampai terbit, estimasi biaya yang realistis, tips agar lolos review, hingga cara mengenali dan menghindari jurnal predator yang dapat merusak karier akademik Anda.

⚠️ Penting: Peringkat sebuah jurnal SINTA dapat berubah setiap periode reakreditasi. Sebelum mengirim naskah, selalu verifikasi status terbaru jurnal langsung di portal resmi sinta.kemdiktisaintek.go.id.

Apa Itu Jurnal SINTA dan 6 Peringkatnya?

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Fungsinya ada dua: memeringkat jurnal ilmiah nasional berdasarkan mutu, sekaligus mengukur kinerja publikasi para peneliti dan institusi di Indonesia. Sejak diluncurkan, SINTA telah menjadi rujukan utama untuk menilai kredibilitas sebuah jurnal nasional.

Penting dipahami bahwa SINTA hanyalah β€œetalase” yang menampilkan hasil. Proses penilaian dan akreditasi sesungguhnya dilakukan melalui sistem ARJUNA. Jurnal mengajukan diri di ARJUNA, dinilai oleh asesor, lalu hasil peringkatnya ditampilkan di SINTA. Untuk memahami bagaimana sebuah jurnal dinilai, baca syarat & kriteria akreditasi SINTA dan konsep apa itu SINTA secara lebih mendalam.

SINTA membagi jurnal ke dalam enam peringkat, dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6, berdasarkan skor akreditasi:

Peringkat Skor Angka Kredit* Cocok untuk
SINTA 1 85–100 Β± 40 Profesor, peneliti senior
SINTA 2 70–84 Β± 25 Lektor Kepala, dosen riset
SINTA 3 60–69 Β± 20 Dosen, mahasiswa S2/S3
SINTA 4 50–59 Β± 15 Dosen pemula, mahasiswa
SINTA 5 40–49 Β± 10 Kebutuhan administratif
SINTA 6 30–39 Β± 5 Publikasi perdana

Setiap peringkat memiliki karakter dan peruntukan yang berbeda. SINTA 1 dan 2 adalah kelompok elite; sebagian besar jurnal SINTA 1 bahkan sudah terindeks Scopus, sehingga reputasinya menyentuh tingkat internasional dan kerap menjadi syarat kenaikan jabatan tertinggi. SINTA 3 dan 4 berada di kelompok menengah β€” lebih realistis untuk diterima namun tetap dihargai untuk berbagai kebutuhan akademik. SINTA 5 dan 6 adalah titik masuk yang ramah bagi pemula, mahasiswa, atau publikasi pertama, dengan banyak jurnal yang bahkan tidak memungut biaya.

*Nilai angka kredit (KUM) bersifat indikatif. Aturan kenaikan jabatan sedang transisi (Permendiktisaintek No. 52/2025) β€” konfirmasi nilai terbaru ke kepegawaian kampus/LLDIKTI.

Mengapa Publikasi di Jurnal SINTA Penting?

Publikasi SINTA bukan sekadar formalitas. Ia memberi dampak nyata pada karier akademik dan administratif, baik bagi dosen maupun mahasiswa. Berikut manfaat utamanya:

Manfaat Penjelasan Singkat
Kenaikan jabatan dosen Menyumbang angka kredit untuk jabatan fungsional
Syarat kelulusan Banyak kampus mewajibkan publikasi bagi mahasiswa
Laporan BKD Memenuhi Beban Kerja Dosen tiap semester
Akreditasi program studi Publikasi dosen dihitung dalam penilaian BAN-PT/LAM
Reputasi & sitasi Karya diakui resmi dan dapat dikutip peneliti lain

Bagi dosen, publikasi di jurnal SINTA adalah komponen wajib untuk naik jenjang β€” dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar. Semakin tinggi peringkat jurnal, semakin besar pula kontribusi angka kreditnya. Detail mengenai persyaratan ini dapat Anda pelajari di publikasi untuk kenaikan jabatan dosen, termasuk perubahan aturan terbaru yang sedang berlaku.

Bagi mahasiswa, terutama jenjang S2 dan S3, publikasi jurnal kerap menjadi syarat mutlak sebelum sidang atau wisuda. Bahkan sebagian program S1 kini mensyaratkan minimal satu artikel terbit. Jika Anda mahasiswa yang sedang mengejar syarat ini, panduan publikasi jurnal untuk syarat lulus membahasnya lebih lengkap.

Persiapan Sebelum Publikasi

Banyak naskah ditolak bukan karena penelitiannya buruk, melainkan karena persiapannya kurang matang. Sebelum memikirkan jurnal tujuan, pastikan naskah Anda sudah memenuhi standar dasar berikut.

Pertama, kebaruan (novelty). Jurnal mencari kontribusi yang baru β€” entah temuan, metode, sudut pandang, atau konteks yang belum banyak diteliti. Nyatakan kebaruan ini secara eksplisit, biasanya di akhir bagian pendahuluan. Kedua, struktur yang benar. Mayoritas jurnal menuntut format IMRAD (Introduction, Methods, Results, Discussion); pelajari di struktur artikel ilmiah. Ketiga, bahasa yang baik. Tulisan harus formal, lugas, dan bebas dari kesalahan tata bahasa. Keempat, orisinalitas. Tingkat kemiripan harus berada di bawah ambang jurnal; cek dan turunkan melalui pemeriksaan plagiarisme sebelum submit.

Jika Anda menulis dari skripsi atau tesis, jangan langsung mengirim dokumen utuh β€” ubah dulu menjadi format artikel yang lebih ringkas dan fokus. Panduan cara menulis artikel jurnal ilmiah menjelaskan langkah demi langkahnya.

Langkah-Langkah Publikasi Jurnal SINTA

Setelah naskah siap, ikuti enam langkah berikut. Sebagian besar jurnal SINTA menggunakan sistem OJS (Open Journal Systems), sehingga seluruh proses berlangsung daring.

1Pilih Jurnal yang Tepat

Cari jurnal SINTA di sinta.kemdiktisaintek.go.id yang fokus & cakupannya (focus & scope) benar-benar sesuai topik Anda, dan pastikan jurnalnya masih aktif terbit. Bandingkan beberapa kandidat di daftar jurnal.

2Baca Pedoman & Siapkan Naskah

Unduh template dan author guidelines jurnal, lalu sesuaikan naskah β€” format, gaya sitasi, hingga batas kata β€” sejak awal, bukan setelah selesai menulis.

3Cek Plagiarisme

Jalankan pemeriksaan kemiripan dan turunkan hingga di bawah ambang jurnal (sering 15–25%). Lihat cara cek & menurunkan plagiarisme.

4Submit melalui OJS

Daftar akun sebagai penulis, isi metadata (judul, abstrak, kata kunci), dan unggah naskah beserta dokumen pendukung. Panduan rincinya ada di cara submit artikel ke OJS.

5Jalani Review & Lakukan Revisi

Naskah melewati desk review lalu peer review. Tanggapi setiap komentar reviewer secara cermat dan sopan; lihat cara merespons komentar reviewer.

6Diterima, Terima LoA, dan Terbit

Setelah dinyatakan diterima, Anda memperoleh Letter of Acceptance (LoA), lalu artikel terbit pada edisi berikutnya.

Perlu kesabaran: dari submit hingga terbit, prosesnya bisa memakan waktu beberapa minggu sampai beberapa bulan, tergantung peringkat dan kebijakan jurnal. Karena itu, rencanakan publikasi jauh sebelum tenggat β€” baik tenggat kenaikan jabatan maupun jadwal sidang.

Estimasi Biaya Publikasi Jurnal SINTA

Salah satu pertanyaan paling umum adalah soal biaya. Jawabannya sangat bervariasi, dan yang terpenting: pahami perbedaan antara dua jenis biaya. APC (Article Processing Charge) dibayarkan langsung ke jurnal, sedangkan biaya jasa pendampingan dibayarkan ke penyedia layanan dan biasanya sudah mencakup APC plus layanan tambahan. Mencampur keduanya sering membuat orang salah menyusun anggaran.

Peringkat APC ke Jurnal Jasa Pendampingan*
SINTA 1–2 Rp2jt – Rp5jt Rp10jt – Rp18jt
SINTA 3–4 Rp500rb – Rp3jt Rp3jt – Rp5jt
SINTA 5–6 Gratis – Rp1,5jt Rp1jt – Rp2jt

Angka di atas adalah gambaran pasaran dan dapat berbeda antar jurnal. Banyak jurnal SINTA yang dikelola perguruan tinggi negeri bahkan gratis, meski biasanya berkonsekuensi pada antrean yang lebih panjang dan seleksi yang ketat. Untuk menekan biaya, Anda juga bisa memanfaatkan hibah atau insentif publikasi dari kampus β€” pelajari di cara mendapatkan hibah/dana publikasi. Rincian biaya per peringkat dibahas tuntas di artikel biaya publikasi jurnal SINTA.

πŸ’‘ Tips: Bayar mahal tidak menjamin naskah diterima. Biaya hanya menanggung proses penerbitan; naskah tetap harus melewati review. Berhati-hatilah terhadap jurnal yang menjanjikan β€œpasti terbit” hanya karena Anda membayar.

Cara Memilih Jurnal yang Tepat

Memilih jurnal yang keliru bisa berarti penolakan cepat atau berbulan-bulan waktu terbuang. Faktor terpenting adalah kesesuaian scope: bacalah halaman focus & scope serta beberapa artikel terbaru jurnal, lalu nilai apakah topik Anda benar-benar cocok. Penolakan di tahap desk review paling sering terjadi karena naskah dianggap di luar cakupan jurnal.

Selain itu, pastikan jurnal benar-benar terakreditasi dan masih aktif, sesuaikan dengan anggaran dan tenggat Anda, serta hindari jurnal predator. Panduan lengkap pertimbangannya ada di cara memilih jurnal yang tepat.

Tips Agar Artikel Lolos Review

Tidak ada jaminan diterima pada jurnal yang sah, tetapi beberapa kebiasaan terbukti memperbesar peluang Anda:

No Tips Mengapa Penting
1 Cocokkan scope dengan tepat Mengurangi risiko ditolak di desk review
2 Gunakan template sejak awal Menghindari penolakan karena format
3 Tulis abstrak yang informatif Kesan pertama editor terhadap naskah
4 Nyatakan novelty secara eksplisit Menegaskan kontribusi penelitian
5 Pakai referensi terkini Menunjukkan naskah mutakhir
6 Responsif terhadap reviewer Menjaga momentum proses review

Kunci di balik semua tips ini sederhana: kualitas naskah tidak bisa digantikan oleh trik apa pun. Daftar tips yang lebih lengkap beserta penjelasannya ada di tips artikel jurnal cepat diterima.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Mengenali kesalahan yang sering terjadi sama pentingnya dengan mengetahui langkah yang benar:

Kesalahan Dampak Solusi
Scope tidak sesuai Ditolak di desk review Baca artikel terbaru jurnal target
Plagiarisme tinggi Ditolak otomatis Cek & parafrase dengan benar
Format tidak sesuai template Naskah dikembalikan Gunakan template sejak awal
Tidak ada novelty jelas Dinilai tak berkontribusi Tegaskan kebaruan di pendahuluan
Submit ke dua jurnal sekaligus Pelanggaran etika Tunggu keputusan satu jurnal

Waspada Jurnal Predator

Di tengah tingginya kebutuhan publikasi, bermunculan jurnal predator β€” jurnal yang hanya mengejar keuntungan tanpa proses ilmiah yang benar. Publikasi di jurnal seperti ini bukan hanya sia-sia, tetapi bisa merusak reputasi dan tidak diakui untuk kenaikan jabatan maupun kelulusan.

⚠️ Perhatian: Tanda paling jelas jurnal predator adalah janji β€œpasti terbit cepat tanpa review”, biaya yang tidak transparan, dan klaim indeksasi palsu. Kenali seluruh cirinya di ciri-ciri jurnal predator sebelum memutuskan.

Cara teraman: selalu verifikasi keaslian jurnal langsung di portal SINTA, bukan sekadar percaya pada klaim di situs jurnal.

Butuh Pendampingan Publikasi SINTA?

Jika Anda ingin proses yang lebih terarah β€” dari pemilihan jurnal yang sah, penyempurnaan naskah, hingga pendampingan sampai terbit β€” tim profesional dapat membantu menghemat waktu dan menghindari kesalahan teknis.

πŸ“š Riviera Publishing β€” Solusi Publikasi Jurnal SINTA Terpercaya

7.000+ artikel terbit β€’ 55+ jurnal afiliasi SINTA & Scopus

βœ… Pendampingan Penuh

Pilih jurnal, format, submit, hingga terbit β€” semua didampingi.

⚑ Proses Cepat & LoA

Jalur efisien yang sah untuk kebutuhan sidang atau BKD.

πŸ“‹ Cek Plagiarisme + Editing

Pemeriksaan kemiripan, perbaikan bahasa, dan formatting.

Kenapa pilih Riviera?

  • βœ“ Semua rumpun ilmu diterima
  • βœ“ Jurnal aktif & terverifikasi
  • βœ“ Pendampingan hingga terbit (garansi sesuai ketentuan)
  • βœ“ Proses transparan & konsultasi gratis

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Berapa lama proses publikasi jurnal SINTA?

Bervariasi tergantung peringkat dan jurnal, umumnya beberapa minggu hingga beberapa bulan dari submit sampai terbit. Peringkat yang lebih tinggi cenderung memerlukan waktu lebih lama karena review yang lebih ketat.

Apakah artikel dari skripsi atau tesis bisa dipublikasikan?

Bisa, tetapi harus diubah dahulu menjadi format artikel ilmiah yang lebih ringkas dan terfokus, bukan dikirim sebagai dokumen utuh.

Peringkat SINTA mana yang sebaiknya saya pilih?

Sesuaikan dengan kebutuhan: SINTA 1–2 untuk reputasi tinggi dan kenaikan jabatan, SINTA 3–4 untuk kebutuhan menengah, dan SINTA 5–6 untuk pemula atau publikasi hemat biaya.

Apakah publikasi di jurnal SINTA berbayar?

Tergantung jurnal. Banyak jurnal kelolaan PTN gratis, sementara jurnal lain menerapkan APC. Selalu konfirmasikan biaya resmi ke pengelola jurnal sebelum submit.

Apa beda SINTA dan Scopus?

SINTA adalah pemeringkatan jurnal nasional Indonesia, sedangkan Scopus adalah basis data indeksasi internasional. Keduanya dibahas di perbedaan SINTA dan Scopus.

Kesimpulan

Publikasi jurnal SINTA dapat dilakukan oleh siapa saja β€” dosen maupun mahasiswa β€” selama prosesnya dipahami dan dipersiapkan dengan baik. Mulailah dengan mengenali peringkat dan kebutuhan Anda, siapkan naskah yang matang dan orisinal, pilih jurnal yang scope-nya sesuai dan benar-benar sah, lalu jalani proses review dengan sabar dan responsif.

βœ… Inti: Pilih peringkat sesuai kebutuhan, verifikasi setiap jurnal di portal SINTA, jaga kebaruan dan orisinalitas naskah, hindari jurnal predator, dan responsif terhadap reviewer. Itulah resep publikasi SINTA yang berhasil.

You might also like