Banyak akademisi bingung memilih antara jurnal SINTA atau Scopus. Keduanya berbeda fungsi dan tingkatan. Berikut perbedaan jurnal SINTA dan Scopus. Bagian dari mengenal indeksasi jurnal.
Table of Contents
Toggle| Aspek | SINTA | Scopus |
|---|---|---|
| Cakupan | Nasional (Indonesia) | Internasional |
| Pengelola | Kemdiktisaintek | Elsevier |
| Jenis | Pemeringkatan/akreditasi | Basis data indeksasi |
| Bahasa | Indonesia/Inggris | Umumnya Inggris |
| Gengsi | Tinggi di tingkat nasional | Tinggi di tingkat global |
| Tingkatan | S1–S6 | Q1–Q4 |
Menariknya, keduanya bisa beririsan: banyak jurnal SINTA 1–2 juga terindeks Scopus. Lihat publikasi jurnal SINTA 1.
Sesuaikan dengan tujuan dan ketentuan — lihat syarat kenaikan jabatan.
📚 Riviera Publishing — Solusi Publikasi Jurnal Scopus Terpercaya
7.000+ artikel terbit • 55+ jurnal afiliasi SINTA & Scopus
✅ Pendampingan Penuh
Pilih jurnal, format, submit, hingga terbit — semua didampingi.
⚡ Proses Cepat & LoA
Jalur efisien yang sah untuk kebutuhan sidang atau BKD.
📋 Cek Plagiarisme + Editing
Pemeriksaan kemiripan, perbaikan bahasa, dan formatting.
Kenapa pilih Riviera?
Scopus lebih bergengsi secara global; SINTA 1 setara karena umumnya juga terindeks Scopus.
Cenderung ya, terutama jurnal open access. Lihat biaya publikasi.
Ya, jika jurnalnya terindeks SINTA sekaligus Scopus.
SINTA berfokus pada reputasi nasional, Scopus pada reputasi internasional — dan keduanya bisa beririsan. Pilih sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku bagi Anda.