Istilah ‘terindeks SINTA’ atau ‘terindeks Scopus’ sering muncul, tetapi apa sebenarnya indeksasi jurnal itu? Panduan ini menjelaskan konsep indeksasi dan reputasi jurnal — fondasi untuk memahami dunia publikasi ilmiah.
Table of Contents
ToggleIndeksasi adalah pencatatan jurnal (dan artikelnya) dalam suatu basis data atau direktori. Jurnal yang terindeks di basis data bereputasi telah melewati seleksi kualitas, sehingga lebih kredibel dan mudah ditemukan.
Reputasi sering diukur lewat metrik seperti Impact Factor, SJR, dan h-index. Pahami di impact factor, SJR & h-index. Untuk membedakan tingkat jurnal, lihat juga perbedaan SINTA dan Scopus dan jurnal nasional vs internasional.
📚 Riviera Publishing — Solusi Publikasi Jurnal Ilmiah Terpercaya
7.000+ artikel terbit • 55+ jurnal afiliasi SINTA & Scopus
✅ Pendampingan Penuh
Pilih jurnal, format, submit, hingga terbit — semua didampingi.
⚡ Proses Cepat & LoA
Jalur efisien yang sah untuk kebutuhan sidang atau BKD.
📋 Cek Plagiarisme + Editing
Pemeriksaan kemiripan, perbaikan bahasa, dan formatting.
Kenapa pilih Riviera?
Akreditasi (mis. SINTA) adalah penilaian mutu resmi; indeksasi adalah pencatatan dalam basis data. Keduanya sering berkaitan.
Google Scholar mengindeks sangat luas tanpa seleksi ketat, sehingga bukan penanda reputasi seperti Scopus/SINTA.
Bisa. Satu jurnal kerap terindeks di SINTA, DOAJ, dan Scopus sekaligus.
Indeksasi menentukan kredibilitas dan visibilitas jurnal. Memahami jenis basis data dan metrik reputasinya membantu Anda memilih jurnal yang tepat dan bernilai.