Cara Menulis Pendahuluan Jurnal & Latar Belakang 2026

Pendahuluan menentukan kesan pertama editor terhadap penelitian Anda. Berikut cara menulis pendahuluan jurnal yang meyakinkan. Bagian dari cara menulis artikel jurnal ilmiah.

Pola ‘Corong’: dari Umum ke Khusus

Mulailah dari konteks luas, lalu menyempit ke masalah spesifik yang Anda teliti. Pola ini membantu pembaca memahami posisi penelitian Anda.

Tunjukkan Kesenjangan (Research Gap)

Jelaskan apa yang belum dijawab oleh penelitian sebelumnya. Kesenjangan inilah yang menjadi alasan penelitian Anda penting dan layak terbit.

Rumuskan Tujuan dengan Jelas

Akhiri pendahuluan dengan tujuan atau pertanyaan penelitian yang spesifik dan terukur.

Yang Perlu Dihindari

  • Memasukkan hasil penelitian (itu tempatnya di bagian Hasil).
  • Latar belakang terlalu panjang dan bertele-tele.
  • Klaim tanpa dukungan sitasi.

Seberapa panjang pendahuluan?

Umumnya 10–15% dari total artikel, secukupnya untuk membangun konteks dan gap.

Apakah hipotesis masuk pendahuluan?

Ya, untuk penelitian kuantitatif hipotesis biasanya dinyatakan di akhir pendahuluan.

Bedanya pendahuluan dan tinjauan pustaka?

Pendahuluan membangun argумen dan gap; tinjauan pustaka membahas literatur secara lebih mendalam. Lihat tinjauan pustaka.

Kesimpulan

Pendahuluan yang kuat membangun konteks, menonjolkan kesenjangan, dan merumuskan tujuan dengan jelas — meyakinkan editor bahwa penelitian Anda layak.

You might also like
Chat WhatsApp