Sebelum submit, wajib memastikan jurnal benar-benar terindeks Scopus dan masih aktif. Berikut cara cek jurnal terindeks Scopus agar Anda tidak tertipu klaim palsu.
Table of Contents
ToggleBanyak jurnal memasang logo Scopus tanpa hak, atau dulu terindeks tetapi kini sudah dikeluarkan. Publikasi di jurnal seperti itu bisa sia-sia. Logo bukan bukti — verifikasi langsung.
1Buka scopus.com/sources.
2Cari berdasarkan nama jurnal atau ISSN.
3Periksa bagian Coverage: jika tahun cakupannya berlanjut hingga sekarang, jurnal aktif. Jika tertulis Discontinued, hindari.
1Buka scimagojr.com.
2Cari nama jurnal untuk melihat kuartil (Q1–Q4) dan nilai SJR.
3Perhatikan apakah jurnal masih memiliki data terbaru.
Elsevier secara berkala mengeluarkan jurnal yang tidak lagi memenuhi standar. Pastikan jurnal tujuan tidak masuk daftar tersebut. Pahami juga kuartil di memahami quartile Scopus.
Jika sebuah jurnal mengaku Scopus tetapi tidak muncul di Scopus Sources, itu tanda bahaya. Pelajari ciri lainnya di ciri-ciri jurnal predator.
📚 Riviera Publishing — Solusi Publikasi Jurnal Scopus Terpercaya
7.000+ artikel terbit • 55+ jurnal afiliasi SINTA & Scopus
✅ Pendampingan Penuh
Pilih jurnal, format, submit, hingga terbit — semua didampingi.
⚡ Proses Cepat & LoA
Jalur efisien yang sah untuk kebutuhan sidang atau BKD.
📋 Cek Plagiarisme + Editing
Pemeriksaan kemiripan, perbaikan bahasa, dan formatting.
Kenapa pilih Riviera?
Scopus Sources adalah daftar resmi cakupan jurnal dari Elsevier; Scimago menampilkan metrik turunan seperti SJR dan kuartil.
Jurnal pernah terindeks tetapi sudah dikeluarkan dari Scopus, sehingga publikasinya umumnya tidak lagi diakui.
Ya, baik Scopus Sources maupun Scimago dapat diakses gratis.
Selalu verifikasi jurnal di Scopus Sources dan Scimago sebelum submit. Lima menit pengecekan bisa menyelamatkan berbulan-bulan kerja Anda.